Indeks Sektor Kesehatan Tertekan 1,04% di Sesi I, IHSG Merosot 0,11% ke Level 6.660

RollingStock.ID – Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi indeks sektoral dengan penurunan paling dalam pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (4/9) hingga penutupan Sesi I, sehingga turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga melemah 0,11 persen ke level 6.660.
Berdasarkan data perdagangan di BEI, pelemahan IDXHEALTH sebesar 1,04 persen dipengaruhi SRAJ sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini senilai Rp159 triliun, yang harga sahamnya menurun 2,99 persen ke level Rp13.000. Namun, KLBF sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua senilai Rp36,5 triliun, harga sahamnya terpantau stagnan di level Rp780.
Sementara itu, SILO sebagai emiten pemilik market cap terbesar ketiga di indeks sektor kesehatan senilai Rp27,7 triliun, harga sahamnya mengalami penurunan 1,39 persen ke level Rp2.130. Adapun saham di sektor ini yang mencatatkan koreksi paling dalam terjadi pada JECX (-4,4%) dan PYFA (-3,4%).
Berikutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) melemah 0,68 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham MIRA (-8%) dan LOPI (-6,8%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) terkoreksi 0,54 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada AGAR yang mengalami ARB (-9,8%) dan UDNG juga ARB (-9,7%).
Kemudian, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) merosot 0,52 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada saham PTSP yang mengalami ARB (-15%) dan MDIA juga ARB (-14,3%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) mencatatkan pelemahan 0,36 persen, dengan penurunan terdalam terjadi pada YPAS (-5,5%) dan ALKA (-3,1%).
Selanjutnya, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) melemah 0,24 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada saham SSIA (-4%) dan NRCA (-3,4%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menurun tipis 0,09 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada saham KREN (-7,1%) dan PGJO (-3,6%).
Pada sisi lain, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menguat 0,18 persen, dengan kenaikan paling tinggi dialami saham UANG (+15,9%) dan MSIE mencatatkan ARA (+9,8%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) juga terpantau naik 0,18 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada ABDA (+24,3%) dan VRNA (+17,2%).
Indeks sektor energi (IDXENERGY) tercatat meningkat 0,33 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada saham SURE yang mengalami ARA (+24,7%) dan AIMS (+11%). Indeks sektor industri (IDXINDUST) mencatat penguatan paling tinggi, yakni sebesar 0,71 persen.
Penguatan IDXINDUST antara lain ditopang oleh IMPC sebagai konstituen dengan market cap senilai Rp82 triliun, harga sahamnya melejit 6,41 persen ke level 1.495. Lalu BNBR sebagai anggota IDXINDUST dengan market cap Rp26,5 triliun mengalami kenaikan harga saham sebesar 1 persen ke level 101. Adapun dua saham di sektor ini yang membukukan kenaikan tertinggi terjadi pada BLUE (+14,4%) dan KING mencatatkan ARA (+9,7%). (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary