CUAN Kembali Negosiasi Soal Ambil Alih SINI, Bidik Jadi Pengendali Baru

RollingStock.ID – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali melakukan negosiasi untuk mengambil alih PT Singaraja Putra Tbk (SINI), setelah proses transaksi pada akhir Desember 2025 disepakati untuk dihentikan. Kini CUAN membahas transaksi baru dengan pemegang saham SINI yang berpotensi menjadikan CUAN sebagai pengendali baru perusahaan.
Mengutip pengumuman CUAN yang diterbitkan di Jakarta, Jumat (4/9/2026), manajemen perseroan menyatakan bahwa melalui entitas anaknya, PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk (PTRO), CUAN telah memiliki secara langsung maupun tidak langsung sebesar 27,78 persen saham SINI.
Saat ini CUAN sedang melakukan negosiasi dengan pemegang saham SINI untuk membahas sejumlah hal terkait rencana pengambilalihan, termasuk mekanisme, harga dan waktu penyelesaian transaksi. Apabila negosiasi berhasil dan seluruh persyaratan terpenuhi, maka CUAN melalui entitas anaknya akan menjadi pemegang saham terbesar SINI sekaligus memiliki pengendalian terhadap arah dan kebijakan perusahaan maupun manajemen SINI.
Rencana terbaru tersebut merupakan perkembangan baru, setelah sebelumnya emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini mengumumkan proses negosiasi pengambilalihan SINI pada 29 Desember 2025. Dalam pengumuman itu, perseroan menyampaikan target untuk memiliki sekurang-kurangnya 51 persen dari seluruh saham yang dikeluarkan SINI dan menjadi pemegang saham pengendali.
Pada pengumuman di penghujung 2025 itu, CUAN melalui PT Kreasi Jasa Persada beserta afiliasinya secara tidak langsung telah memiliki 19,99 persen saham SINI. Perseroan ketika itu sedang membahas rencana pengambilalihan dengan pemegang saham pengendali SINI, termasuk mekanisme transaksi, perkiraan jumlah saham, harga dan target waktu penyelesaian.
Namun, rencana tersebut akhirnya tidak dilanjutkan, kemudian pada pengumuman hari ini CUAN menyatakan bahwa para pihak terkait telah sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan dan mengakhiri proses transaksi yang diumumkan pada 29 Desember 2025. Manajemen CUAN menegaskan, transaksi yang diumumkan hari ini merupakan transaksi baru dan bukan kelanjutan dari transaksi terdahulu.
Dari sisi strategi, manajemen CUAN menyebutkan bahwa rencana pengambilalihan baru tersebut bertujuan untuk menambah aset grup, memperluas jaringan usaha, serta menjadi bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang untuk membangun perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan terintegrasi.
Sementara itu dalam pengumuman Desember 2025, manajemen CUAN menjelaskan, keberhasilan pengambilalihan emiten milik pengusaha Happy Hapsoro tersebut secara konsolidasian akan memberikan Petrindo sejumlah konsesi tambang batubara dengan total cadangan 378 juta ton yang terdiri atas batubara termal dan metalurgi.
Dalam rencana terbaru, manajemen CUAN juga memastikan bahwa sebagai calon pengendali baru SINI, perseroan akan melaksanakan atau menunjuk perusahaan terkendali untuk melaksanakan penawaran tender wajib (MTO) setelah rencana pengambilalihan rampung. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary