ITMG Targetkan Penjualan Batubara Sebanyak 27,5 Juta Ton dan Produksi 22,9 Juta Ton pada 2026

RollingStock.ID – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menargetkan volume penjualan batubara sekitar 26,9 juta-27,5 juta ton pada 2026, sedangkan target produksi diproyeksikan bisa mencapai kisaran 22 juta hingga 22,9 juta ton.
Berdasarkan keterangan resmi ITMG yang dipublikasikan Jumat (4/9/2026), target penjualan tersebut setara dengan 118,7 persen-123,6 persen di atas realisasi penjualan pada Semester I-2026 yang mencapai 12,3 juta ton. Dengan demikian, emiten di bawah kendali Banpu Minerals (Singapore) Pte Ltd ini perlu merealisasikan penjualan 14,6 juta-15,2 juta ton pada Semester II-2026 untuk mencapai target tahunan.
Sementara itu, target produksi di sepanjang 2026 sekitar 22 juta-22,9 juta ton lebih tinggi 122,2 persen-131,3 persen dibandingkan realisasi produksi Semester I-2026 yang mencapai 9,9 juta ton. Maka, ITMG masih perlu memproduksi sekitar 12,1 juta-13 juta ton pada Semester II-2026 untuk mencapai kisaran target tersebut.
Manajemen ITMG menyampaikan, target produksi 2026 tersebut berasal dari sejumlah tambang utama ITMG. Misalnya, Indominco Mandiri ditargetkan memproduksi 7,1 juta ton, Bharinto Ekatama sebanyak 8 juta ton, Trubaindo Coal Mining 3,5 juta ton, Graha Panca Karsa 2,7 juta ton, Tepian Indah Sukses 0,6 juta ton dan Nusa Persada Resources 0,3 juta ton.
Hingga Semester I-2026, Indominco Mandiri telah memproduksi 3,4 juta ton atau sebesar 47,9 persen dari target tahunannya. Bharinto Ekatama mencatat produksi 3,6 juta ton atau 45 persen dari target, sedangkan Trubaindo Coal Mining memproduksi 1,5 juta ton atau 42,9 persen dari target. Graha Panca Karsa telah memproduksi 1,1 juta ton (40,7%), Tepian Indah Sukses 0,2 juta ton (33,3%) dan Nusa Persada Resources 0,1 juta ton (33,3%).
Pada sisi perkembangan operasional, menurut manajemen ITMG, penjualan batubara pada Semester I-2026 sebanyak 12,3 juta ton atau meningkat 5 persen secara tahunan, sedangkan produksi sebanyak 9,9 juta ton atau menurun 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini menghasilkan pendapatan di paruh pertama 2026 sebesar USD1 miliar atau bertumbuh 9 persen (y-o-y).
Selama enam bulan pertama tahun ini, ITMG membukukan laba bruto sebesar USD256,48 juta atau meningkat 14 persen (y-o-y), laba operasional tercatat bertumbuh 14 persen (y-o-y) menjadi USD142,25 juta dan EBITDA sebesar USD181,15 juta atau mengalami kenaikan 11 persen (y-o-y).
Adapun laba bersih ITMG pada Semester I-2026 mencapai USD109,51 juta atau melejit 17 persen dibandingkan dengan Semester I-2025 yang senilai USD93,99 juta. Dengan demikian, marjin laba bersih yang dibukukan perseroan selama enam bulan pertama tahun ini menjadi 11 persen dari 10 persen pada periode yang sama di 2025.
Peningkatan kinerja keuangan tersebut turut didukung kenaikan rata-rata harga jual batubara menjadi USD81 per ton pada Semester I-2026 dari USD78,1 per ton pada periode yang sama di 2025 atau meningkat 3,7 persen.
Untuk penjualan ITMG di Semester I-2026, China menjadi tujuan terbesar dengan porsi 28 persen, diikuti Indonesia 27 persen dan Jepang 19 persen. Dari target penjualan di sepanjang 2026, sebanyak 67 persen volumenya telah memiliki harga tetap, sebesar 24 persen mengikuti indeks dan sebesar 9 persen masih belum terjual. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary
1 thought on “ITMG Targetkan Penjualan Batubara Sebanyak 27,5 Juta Ton dan Produksi 22,9 Juta Ton pada 2026”