Indeks Sektor Kesehatan Merosot 1,45% Akibat Koreksi KLBF dan SILO di Sesi I

RollingStock.ID – Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi sektor dengan pelemahan terdalam pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan Sesi I, Rabu (9/9), dengan turun 1,45 persen di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,58 persen ke level 6.647.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, tekanan pada IDXHEALTH tercermin dari pergerakan sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar di sektor tersebut. Saham KLBF dengan market cap senilai Rp35,8 triliun, harga sahamnya terpantau menurun 1,92 persen ke level 765.
Selain itu, saham SILO dengan market cap sebesar Rp27,1 triliun, harga sahamnya melorot 3,24 persen ke level 2.090. Adapun saham yang mencatatkan penurunan paling dalam di IDXHEALTH terjadi pada MEDS (-9,7%) dan SOHO (-5,8%).
Selanjutnya, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 1 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada saham BELI (-6,2%) dan AWAN (-3,6%). Indeks sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) tercatat menurun 0,91 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada LUCY yang mengalami ARB (-9,6%) dan MDIA (-9,3%).
Kemudian disusul indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) yang melemah 0,75 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham BMAS (-5,3%) dan COIN (-4,1%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) terkoreksi 0,58 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada URBN (-7,2%) dan CBPE (-4,9%).
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menurun 0,54 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham UDNG yang mencatatkan ARB (-9,9%) dan JAWA (-4,4%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melemah 0,31 persen, dengan pelemahan terbesar pada ESIP (-5,8%) dan YPAS (-4,4%). Indeks sektor energi (IDXENERGY) terkoreksi 0,25 persen, dengan penurunan terdalam pada GTBO (-8,5%) dan AIMS (-3,3%).
Pada sisi lain, indeks sektor industri (IDXINDUST) terpantau menguat tipis 0,07 persen, dengan kenaikan harga saham tertinggi terjadi pada WIDI (+7,4%) dan IKAI (+5,3%). Penguatan lebih tinggi dicatatkan indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang meningkat 0,63 persen, dengan peningkatan harga saham paling tajam terjadi pada ACST (+9,3%) dan KOKA (+7,9%).
Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) menjadi sektor dengan penguatan paling tinggi, yakni mencapai 2,15 persen. Penguatan ini antara lain didukung GIAA sebagai emiten dengan market cap terbesar di IDXTRANS senilai Rp27,6 triliun, yang harga sahamnya meningkat 1,49 persen ke level 68.
Sementara itu, TMAS sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di indeks sektor transportasi dan logistik senilai Rp8,61 triliun, harga sahamnya tercatat melejit 2,72 persen ke level 151. Adapun dua saham di sektor ini yang mengalami kenaikan paling tajam adalah AKSI (+14,4%) dan ELPI (+12,2%). (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
1 thought on “Indeks Sektor Kesehatan Merosot 1,45% Akibat Koreksi KLBF dan SILO di Sesi I”