IDXENERGY Anjlok Paling Dalam di Sesi I, BYAN dan DSSA Tertekan Saat IHSG Tersungkur 1,94%

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks sektor energi (IDXENERGY) mencatatkan penurunan paling dalam di antara indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan Sesi I perdagangan Senin (12/10), yakni anjlok 3,58 persen. Pelemahan indeks energi diikuti indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang melorot 3,34 persen di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur 1,94 persen ke level 5.975.

Berdasarkan data BEI, kejatuhan IDXENERGY terutama dipengaruhi saham BYAN yang melorot 2,55 persen ke level 11.475. Saat ini BYAN merupakan anggota indeks sektor energi yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar senilai Rp382 triliun. Sementara itu, DSSA sebagai emiten pemilik market cap terbesar kedua Rp199 triliun, harga sahamnya anjlok 8,41 persen ke level 1.035.

Lalu, AADI sebagai emiten yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXENERGY senilai Rp89,9 triliun, mangalami koreksi harga saham sebesar 2,12 persen ke level 11.550. Dua saham di sektor ini yang mencatatkan penurunan paling dalam adalah MBSS (-11,3%) dan CUAN (-9,1%).

Berikutnya, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) tersungkur 3,34 persen saat penutupan Sesi I. BREN sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp330 triliun, harga sahamnya anjlok 8,52 persen ke level 2.470. Kemudian, MORA dengan market cap terbesar kedua di sektor infrastruktur senilai Rp228 triliun, harga sahamnya melorot 4,21 persen ke level 4.780.

Adapun saham TLKM yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXINFRA senilai Rp226 triliun, mencatatkan penurunan harga saham sebesar 1,29 persen ke level 2.290. Saham-saham di sektor ini yang mengalami pelemahan paling besar juga terjadi pada BREN, diikuti OASA (-8,3%) dan EXCL (-7,3%).

Selanjutnya indeks sektor barang baku (IDXBASIC) terkoreksi 2,77 persen. AMMN sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp311 triliun, haga sahamnya melorot 2,72 persen ke level 4.290. Adapun TPIA yang merupakan emiten dengan market cap terbesar kedua senilai Rp134 triliun, harga sahamnya anjlok 7,16 persen ke level 1.555.

Selain itu, BRPT sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXBASIC senilai Rp125 triliun, mengalami penurunan harga saham hingga 4,63 persen ke level 1.340. Dua saham di sektor sektor barang baku yang mencatatkan koreksi paling dalam terjadi pada PACK yang mencatatkan ARB (-9,8%) dan diikuti TPIA (-7,16%).

Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) terpantau melorot 2,39 persen, dengan pelemahan paling signifikan terjadi pada saham ICON (-10,2%) dan SINI (-10,1%). Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terperosok 1,81 perse, dengan penurunan terdalam terjadi pada saham TAXI (-13,3%) dan HELI (-12,8%).

Kemudian, indeks sektor barang konsumen nonprimer (IDXCYCLIC) merosot 1,74 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada saham KDTN yang mengalami ARB (-14,8%) dan GRPH (-11,5%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) merosot 1,38 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham GOTO yang mencatatkan ARB (-10%) dan MCAS (-8,3%).

Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) terkoreksi 0,96 persen, dengan penurunan pelemahan paling signifikan terjadi pada saham ASMI yang mengalami ARB (-12,8%) dan AHAP juga mencatatkan ARB (-9%). Lalu diikuti indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) yang menurun 0,87 persen, dengan penurunan harga saham terdalam terjadi pada TRIN yang mengalami ARB (-14,7%) dan NASA (-11,1%).

Pada sisi lain, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) mencatatkan penurunan relatif terbatas sebesar 0,8 persen, dengan koreksi harga saham paling dalam terjadi pada MEDS (-9,8%) dan PEVE (-5,7%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) melemah 0,49 persen, dengan pelemahan paling besar terjadi pada saham AMMS yang mencatatkan ARB (-10%) dan SIPD (-9,3%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
editor: Milva Sary

1 thought on “IDXENERGY Anjlok Paling Dalam di Sesi I, BYAN dan DSSA Tertekan Saat IHSG Tersungkur 1,94%”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *