Asing Net Sell Rp240,4 Miliar di Pasar Reguler, BMRI dan GOTO Paling Banyak Dilepas

RollingStock.ID – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) Rp240,4 miliar di pasar reguler pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/10) di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,02 persen ke level 6.009, dengan BMRI dan GOTO menjadi dua saham yang paling banyak dijual asing.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, nilai pembelian investor asing di pasar reguler sebesar Rp3,45 triliun, sedangkan penjualan yang dilakukan asing mencapai Rp3,69 triliun. Dengan demikian, sepanjang perdagangan kemarin investor asing membukukan net foreign sell di pasar reguler senilai Rp240,4 miliar.
DSSA menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar reguler, yakni mencapai Rp79,1 miliar. Selanjutnya, ENRG mencatat nilai pembelian bersih investor asing sebesar Rp74,6 miliar dan TLKM senilai Rp57,5 miliar. Sebaliknya, BMRI menjadi saham dengan net foreign sell terbesar Rp68,4 miliar, diikuti GOTO sebesar Rp68,2 miliar dan BBRI senilai Rp41,1 miliar.
Untuk perdagangan di pasar negosiasi, investor asing mencatatkan nilai pembelian sebesar Rp604,1 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp605,5 miliar. Alhasil, pada perdagangan kemarin investor asing membukukan net foreign sell di pasar negosiasi senilai Rp1,4 miliar.
NCKL menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar nego, yakni mencapai Rp5,1 miliar, disusul ERAA sebesar Rp976,9 juta dan TINS senilai Rp385,5 ribu. Sementara itu, net foreign sell terbesar di pasar nego dialami ARNA yang mencapai Rp5,1 miliar, kemudian diikuti FLMC sebesar Rp1,8 miliar dan SMMA senilai Rp474,3 juta.
Pada perdagangan di seluruh pasar (all market), asing membukukan pembelian Rp4,05 triliun dan penjualan mencapai Rp4,3 triliun, sehingga terjadi net foreign sell Rp241,8 miliar. Tiga saham dengan net foreign buy terbesar di seluruh pasar adalah DSSA mencapai Rp79,1 miliar, ENRG Rp74,6 miliar dan TLKM Rp57,5 miliar. Sedangkan net foreign sell terbesar terjadi pada BMRI mencapai Rp68,4 miliar, GOTO Rp68,2 miliar dan BBRI senilai Rp41,1 miliar. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary