IDXTECHNO Anjlok 3,93%, GOTO Kembali ARB Saat IHSG Tersungkur ke Level 6.009

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi indeks sektoral dengan penurunan paling dalam pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/10), yakni anjlok 3,93 persen di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur 1,02 persen ke level 6.009.

Berdasarkan data BEI, koreksi IDXTECHNO mencapai 3,93 persen terutama terlihat pada sejumlah saham konstituennya. DCII sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini senilai Rp461 triliun, harga sahamnya melorot 2,12 persen ke 193.800. Adapun MLPT sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua senilai Rp43,8 triliun, harga sahamnya anjlok 4,59 persen ke 935.

Sementara itu, GOTO sebagai konstituen IDXTECHNO dengan market cap Rp31,9 triliun, harga sahamnya ambles 12,5 persen ke level 28 alias kembali mengalami auto-rejection bawah (ARB). Saham-saham di indeks sektor teknologi yang mengalami penurunan paling dalam pada hari ini juga tercatat nama GOTO dan diikuti KREN (-6,7%).

Setelah IDXTECHNO, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terjerembab 2,03 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada saham BLTA yang mengalami ARB (-12,8%) dan TAXI juga ARB (-12,5%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) tersungkur 1,99 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada ALKA yang mencatatkan ARB (-14,7%) dan PACK juga ARB (-9,7%).

Berikutnya, indeks sektor industri (IDXINDUST) terperosok 1,81 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham SOSS yang mengalami ARB (-14,8%) dan TIRA (-6,2%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) melorot 1,17 persen, dengan pelemahan paling dalam terjadi pada DADA yang mencatatkan ARB (-12,5%) dan BAPI (-9,5%).

Selanjutnya, indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) merosot 0,92 persen, dengan koreksi terdalam terjadi pada saham WMPP yang mencatatkan ARB (-14,3%) dan ANDI juga ARB (-13,6%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menurun 0,83 persen, dengan pelemahan paling besar terjadi pada saham ARKO (-9,6%) dan JAST mengalami ARB (-8,8%).

Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) melemah 0,64 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada DGNS (-5,4%) dan PYFA (-4,3%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) melemah tipis 0,1 persen, dengan koreksi terdalam pada saham VERN yang mengalami ARB (-14,8%) dan FORU juga ARB (-14,7%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) terpantau stagnan, dengan pelemahan terbesar pada LPPS (-7,8%) dan TUGU (-6,8%).

Berbeda dengan mayoritas indeks sektoral lainnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) tercatat menguat 0,32 persen. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp388 triliun, harga sahamnya justru menurun 1,27 persen ke level 11.650.

Namun sebaliknya, DSSA yang merupakan emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di IDXENERGY senilai Rp215 triliun, mengalami lonjakan harga saham sebesar 4,67 persen ke 1.120. Lalu, CUAN yang merupakan emiten dengan market cap terbesar ketiga di sektor ini senilai Rp97,2 triliun, harga sahamnya melejit 2,37 persen ke 865. Dua saham sektor energi yang menguat paling tinggi adalah UNIQ (+21,2%) dan AIMS (+16,5%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

1 thought on “IDXTECHNO Anjlok 3,93%, GOTO Kembali ARB Saat IHSG Tersungkur ke Level 6.009”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *