IDXBASIC Anjlok 2,98 Persen, EMAS Jadi Pemberat Utama di Saat IHSG Sesi I Melorot 1,7%

bei
Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) mencatat pelemahan terdalam di antara indeks sektoral pada penutupan perdagangan Senin (14/9) Sesi I, yakni anjlok 2,98 persen. Pelemahan tersebut terjadi ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga tertekan dan ditutup melorot 1,7 persen ke level 6.589.

Berdasarkan data BEI, IDXBASIC tercatat melemah signifikan hingga sebesar 2,98 persen, tertutama dipengaruhi sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar (market cap) besar yang mengalami penurunan. TPIA dengan market cap Rp157 triliun, harga sahamnya menurun 3,19 persen ke level 1.820. Adapun BRPT yang memiliki market cap Rp154 triliun, herga sahamnya merosot 3,24 persen ke level 1.645.

Sementara itu, EMAS sebagai konstituen IDXBASIC senilai Rp113 triliun, harga sahamnya ambles 12,29 persen ke level 7.675. Pada penutupan perdagangan Sesi I hari ini, saham di sektor ini yang mencatatkan koreksi paling dalam juga dialami EMAS dan berikutnya diikuti pelemahan IFII (-6,3%).

Selanjutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) menyusul dengan penurunan 2,96 persen. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp365 triliun, harga sahamnya anjlok 11,13 persen ke 10.975. Lalu, DSSA dengan market cap terbesar kedua di sektor energi senilai Rp203 triliun, harga sahamnya melorot 4,09 persen ke 1.055. Adapun dua saham yang mengalami penurunan paling tajam juga dicatatkan BYAN dan disusul WINS (-7,3%).

Berikutnya, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) merosot 2,63 persen, terutama tertekan pelemahan BREN sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp409 triliun. Harga saham BREN terpantau melorot 5,56 persen ke 3.060. MORA yang memiliki market cap Rp241 triliun, harga sahamnya merosot 2,42 persen ke 5.050. Saham yang mencatatkan penurunan terdalam di sektor ini, yaitu HADE (-8,3%) dan KETR (-7,9%).

Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terperosok 2,05 persen, dengan pelemahan paling besar terjadi pada saham MITI (-7,7%) dan HATM (-5,9%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) melemah 2,04 persen, dengan koreksi terdalam terjadi pada CSMI yang mengalami ARB (-10%) dan LUCY juga ARB (-9,8%).

Kemudian, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) tercatat merosot 1,67 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham SOHO (-5,6%) dan RSGK (-4,9%). Selanjutnya diikuti indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) yang melemah 1,32 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada KOCI (-6,7%) dan NASA (-5,9%).

Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) tercatat menurun 1,08 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada saham ELIT (-6,9%) dan KREN (-6,2%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) terkoreksi 1,01 persen, dengan penurunan palin dalam terjadi pada MTWI (-6,6%) dan APIC (-6,2%).

Adapun indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) terpantau melemah 0,67 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada saham UDNG yang mengalami ARB (-9,2%) dan MBTO (-7,1%). Indeks sektor industri (IDXINDUST) mencatat pelemahan paling tipis sebesar 0,46 persen, dengan penurunan terdalam terjadi pada saham PADA (-6,9%) dan PIPA (-6,5%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *