IDXBASIC Melesat 11,44% Dalam Sebulan Terakhir, AMMN dan BRPT Jadi Penopang Utama

RollingStock.ID – Indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif dalam sebulan terakhir hingga penutupan perdagangan Senin (31/8). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi sektor dengan penguatan terbesar, yakni mencapai 11,44 persen, sedangkan indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) mencatat kenaikan paling tipis sebesar 0,01 persen.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, selama sebulan terakhir IHSG menguat 5,2 persen ke level 6.525. Penguatan IDXBASIC tersebut ditopang AMMN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp314 triliun. Harga saham AMMN dalam sebulan terakhir menguat 5,6 persen dan diikuti BRPT dengan market cap terbesar kedua di IDXBASIC senilai Rp167 triliun yang harga sahamnya menguat 3,2 persen.
Indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi sektor dengan kinerja terbesar kedua, yakni menguat 9,56 persen. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp469 triliun, harga sahamnya melonjak 17 persen dalam sebulan terakhir. Adapun DSSA dengan market cap Rp213 triliun sebagai yang terbesar kedua di IDXENERGY mencatatkan kenaikan harga saham sebesar 30,5 persen.
Selanjutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) tercatat menguat 8,37 persen. GIAA menjadi emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp26,4 triliun, dengan harga saham menguat 20,3 persen. Sementara TMAS yang memiliki market cap terbesar kedua senilai Rp7,98 triliun, harga sahamnya dalam sebulan terakhir mengalami kenaikan signifikan hingga 15,7 persen.
Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) mencatat kenaikan 8,09 persen. BREN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp444 triliun, harga sahamnya melemah 0,8 persen dalam sebulan terakhir. Kemudian, TLKM dengan market cap terbesar kedua senilai Rp257 triliun, harga sahamnya menurun 1,1 persen. Namun, ISAT sebagai pemilik market cap terbesar ketiga di IDXINFRA senilai Rp80,6 triliun, harga sahamnya dalam sebulan terakhir melambung 31,5 persen.
Selama sepekan terakhir, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menguat 7,33 persen. MPRO menjadi emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp121 triliun, harga sahamnya dalam sebulan terakhir tercatat melejit 11,1 persen. Sementara itu, PANI yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXPROPERT senilai Rp105 triliun, harga sahamnya justru melemah 6,8 persen.
Selanjutnya, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) juga mencatat penguatan 6,66 persen dalam sepekan terakhir. SRAJ menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor kesehatan, yakni Rp167 triliun, harga sahamnya menguat 13,6 persen dalam sebulan. Adapun KLBF dengan market cap yang berada di posisi kedua senilai Rp36,7 triliun, harga sahamnya terpantau menguat 8,2 persen.
Berikutnya, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) menguat 5,03 persen selama sebulan. VKTR menjadi emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp42 triliun, harga sahamnya melonjak 31,5 persen. MAPI yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXCYCLIC senilai Rp23,2 triliun, harga sahamnya justru menurun 9,9 persen dalam sebulan terakhir.
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) tercatat meningkat 3,29 persen dalam sebulan. ICBP menjadi emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp88,6 triliun, harga sahamnya menguat 8,9 persen. Sementara itu, HMSP sebagai pemilik market cap terbesar kedua di IDXNONCYC senilai Rp86 triliun, harga sahamnya meningkat terbatas 0,6 persen.
Adapun indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) dalam sebulan terakhir mencatatkan penguatan 2,3 persen. BBCA menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor keuangan maupun di BEI, yakni sebesar Rp790 triliun, harga sahamnya terpantau menguat 2,3 persen. BBRI berada di posisi kedua dengan market cap Rp487 triliun, harga sahamnya dalam sebulan terakhir meningkat 6,9 persen.
Sementara itu, indeks sektor industri (IDXINDUST) hanya menguat 0,9 persen di sepanjang Agustus 2026. ASII menjadi emiten dengan market cap terbesar di sektor industri ini senilai Rp194 triliun, harga sahamnya tercatat melemah 5,8 persen. Namun demikian, UNTR yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXINDUST senilai Rp90,2 triliun, harga sahamnya tercatat menguat 1 persen dalam sebulan terakhir.
Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi sektor dengan kinerja paling rendah dalam kelompok indeks sektoral, karena hanya menguat 0,01 persen dalam sebulan. DCII sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp476 triliun, harga sahamnya menguat 4,5 persen. Adapun MLPT yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXTECHNO senilai Rp59,7 triliun, harga sahamnya dalam sebulan terakhir melonjak 33,7 persen. (*)
Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary
1 thought on “IDXBASIC Melesat 11,44% Dalam Sebulan Terakhir, AMMN dan BRPT Jadi Penopang Utama”