IDXCYCLIC Pimpin Penguatan Indeks Sektoral, VKTR Melonjak 5,48% Saat IHSG Naik ke 6.462

ilustrasi
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) mayoritas ditutup menguat pada perdagangan Kamis (17/9), seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat 0,4 persen ke level 6.462. Penguatan terbesar terjadi pada indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC), sedangkan indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya indeks sektoral yang melemah.

Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, IDXCYCLIC memimpin penguatan dengan kenaikan 1,63 persen. Peningkatan ini antara lain ditopang oleh saham VKTR dan MGLV. VKTR sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar market cap terbesar di sektor ini senilai Rp33,6 triliun, harga sahamnya melonjak 5,48 persen ke level 770.

Sementara itu, MGLV yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXCYCLIC senilai Rp27,4 triliun, mengalami peningkatan harga saham sebesar 0,52 persen ke level 14.400. Adapun saham yang mencatatkan kenaikan paling tinggi di sektor barang konsumen non-primer adalah FILM (+16,2%) dan IDEA yang mengalami ARA (+9,8%).

Berikutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) terpantau melejit 1,17 persen. Dua emiten dengan market cap terbesar di sektor ini sama-sama mencatatkan kenaikan harga saham. BYAN dengan market cap Rp384 triliun, menguat 1,54 persen ke 11.525. Sementara DSSA dengan market cap Rp215 triliun, harga sahamnya naik 3,23 persen ke 1.120. Saham di IDXENERGY yang mengalami peningkatan terbesar, yakni TEBE (+18,7%) dan INPS mencatatkan ARA (+9,8%).

Selanjutnya, indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) meningkat 0,88 persen, dengan kenaikan harga saham paling tinggi terjadi pada SSMS (+11,1%) dan TGUK mengalami ARA (+10%). Indeks sektor industri (IDXINDUST) menguat 0,82 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham SINI (+16,1%) dan PADA (+8,4%).

Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) bertumbuh 0,67 persen, dengan kenaikan harga saham paling siginifikan terjadi pada CASH yang mengalami ARA (+9,7%) dan DIVA (+8,1%). Kemudian diikuti indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) yang menguat 0,63 persen, dengan peningkatan tertinggi terjadi pada saham SAFE yang mengalami ARA (+10%) dan TRUK juga mencatatkan ARA (+9,7%).

Kemudian, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat 0,54 persen, dengan kenaikan paling tajam terjadi pada saham NRCA (+13%) dan HADE yang mengalami ARA (+8,7%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) meningkat 0,37 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada AYLS yang mengalami ARA (+34,7%) dan SRSN (+14,9%).

Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) mencatat penguatan 0,22 persen, dengan kenaikan harga saham paling tinggi terjadi pada POLA (+18,1%) dan FUJI (+15,7%). Berikutnya, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) terpantau meningkat 0,2 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada ASPI yang mencatatkan ARA (+24,5%) dan RELF (+7,3%).

Pada sisi lain, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya indeks sektoral yang berakhir di zona merah alias menurun 0,55 persen, terutama tertekan koreksi SRAJ dan SILO. SRAJ sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp160 triliun, harga sahamnya melorot 4,03 persen ke 13.100. SILO sebagai konstituen IDXHEALTH dengan market cap Rp25,9 triliun, mengalami koreksi harga saham sebesar 1,24 persen ke 2.000. Adapun dua saham yang mencatatkan penurunan terdalam di IDXHEALTH adalah MEDS (-6,2%) dan HALO (-4,2%). (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

1 thought on “IDXCYCLIC Pimpin Penguatan Indeks Sektoral, VKTR Melonjak 5,48% Saat IHSG Naik ke 6.462”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *