BYAN, DSSA dan CUAN Angkat IDXENERGY, Katrol IHSG ke Level 6.463

Patung “Banteng Wulung” di halaman BEI – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Indeks sektor energi (IDXENERGY) memimpin penguatan indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (17/9), dengan kenaikan 1,16 persen ke level 3.279. Penguatan IDXENERGY antara lain ditopang kenaikan harga saham BYAN, DSSA dan CUAN di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,42 persen ke level 6.463.

Berdasarkan data BEI, IDXENERGY menjadi indeks sektoral dengan kenaikan paling tinggi dari 11 indeks yang menjadi perhatian. BYAN sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor energi senilai Rp388 triliun, harga sahamnya menguat 2,64 persen ke level 11.650. Lalu, DSSA dengan market cap terbesar kedua senilai Rp215 triliun, harga sahamnya melejit 3,23 persen ke level 1.120.

Selain BYAN dan DSSA, saham CUAN yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXENERGY senilai Rp107 triliun, mengalami lonjakan harga saham sebesar 6,11 persen ke level 955. Adapun saham yang mencatatkan kenaikan paling tinggi di sektor ini adalah TEBE (+15,4%) dan INPS yang mengalami ARA (+9,8%).

Berikutnya, indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 0,89 persen. PGUN sebagai konstituen IDXNONCYC dengan market cap Rp61,1 triliun, harga sahamnya melonjak 13,3 persen ke level 10.650. Kemudian, JARR yang memiliki market cap Rp41,3 triliun, harga sahamnya melambung 15,17 persen ke level 4.480. Kedua saham emiten milik pengusaha Haji Isam ini tercatat sebagai saham dengan kenaikan tertinggi di sektornya.

Selanjutnya, indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) mengalami kenaikan 0,74 persen, dengan peningkatan harga tertinggi terjadi pada saham ICON (+24,7%) dan SINI (+7,9%). Indeks sektor barang konsumen nonprimer (IDXCYCLIC) menguat 0,64 persen, dengan pengingkatan harga saham paling tajam terjadi pada FILM (+16,9%) dan CINT (+11,3%).

Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) meningkat 0,55 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham SAFE yang mengalami ARA (+10%) dan TRUK juga mencatatkan ARA (+9,7%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) naik 0,48 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada ASLI (+16,7%) dan HADE (+8,7%).

Berikutnya, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menguat 0,29 persen, dengan peningkatan harga paling tajam terjadi pada saham ASPI ARA (+9,8%) dan NASA yang mengalami ARA (+8,3%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) terpantau menguat 0,23 persen, dengan kenaikan harga saham tertinggi terjadi pada DIVA (+11,8%) dan CASH yang mencatatkan ARA (+9,7%).

Kemudian, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) tercatat meningkat 0,16 persen, dengan penguatan harga saham paling besar terjadi pada TRIM (+7%) dan ARTO (+3,8%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menguat tipis 0,06 persen, dengan kenaikan harga saham paling tajam terjadi pada AYLS (+25,9%) dan PACK yang mengalami ARA (+9,8%)

Sementara itu, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya indeks sektoral yang melemah atau menurun 0,01 persen. SRAJ sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp166 triliun, harga sahamnya melemah 0,18 persen ke 13.625. Sementara SILO dengan market cap Rp26 triliun mengalami penurunan harga saham sebesar 0,99 persen ke 2.000. Saham yang mencatatkan koreksi terdalam di IDXHEALTH adalah MEDS (-8,6%) dan HALO (-4,2%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

1 thought on “BYAN, DSSA dan CUAN Angkat IDXENERGY, Katrol IHSG ke Level 6.463”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *