IDXTECHNO Anjlok 2,46%, Jadi Sektor Terlemah Sepekan di Saat IHSG Turun 0,11% ke 6.518

RollingStock.ID – Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi sektor dengan penurunan terdalam sepanjang perdagangan sepekan hingga Jumat (28/8), yakni anjlok 2,46 persen, sedangkan indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melonjak 2,34 persen. Pada periode yang sama, IHSG tercatat melemah 0,11 persen ke level 6.518 dari 6.525 pada penutupan Jumat (21/8).
Berdasarkan data BEI, IDXTECHNO terpantau anjlok 2,46 persen dalam sepekan terakhir. DCII sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini senilai Rp484 triliun, harga sahamnya dalam sepekan mengalami penurunan 0,22 persen ke level 203.250. Sementara itu, MLPT sebagai emiten pemilik market cap terbesar kedua di IDXTECHNO senilai Rp60,7 triliun, harga sahamnya melorot 7,5 persen ke level 1.295.
Berikutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) selama sepekan terakhir tercatat melorot 2,42 persen. GIAA sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp26,4 triliun, mencatatkan penurunan harga saham 9,72 persen dalam sepekan ke level 65. Adapun ELPI sebagai emiten dengan market cap terbesar ketiga di IDXTRANS senilai Rp6,42 triliun, harga sahamnya melemah 1,46 persen ke level 675.
Selanjutnya, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) melemah 1,83 persen dalam sepekan terakhir. MPRO sebagai emiten dengan merket cap terbesar di sektor ini senilai Rp122 triliun, harga sahamnya dalam sepekan mengalami penurunan 6,48 persen ke level 12.275. PANI sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXPROPERT senilai Rp107 triliun, harga sahamnya merosot 2,87 persen ke level 5.925.
Kemudian, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) dalam sepekan terkoreksi 0,25 persen. KLBF sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di sektor ini senilai Rp37,4 triliun, mencatatkan koreksi harga saham sebesar 1,23 persen ke level 800. SILO sebagai emiten dengan market cap terbesar ketiga di IDXHEALTH senilai Rp27,8 triliun, harga sahamnya selama sepekan terakhir melorot 6,96 persen ke level 2.140.
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) dalam sepekan terakhir mengalami penurunan 0,2 persen. HMSP sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di sektor ini senilai Rp85,4 triliun, harga sahamnya melemah 1,34 persen ke level 735. UNVR sebagai emiten pemilik market cap terbesar ketiga di IDXNONCYC senilai Rp66,9 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terkoreksi 2,23 persen ke level 1.755.
Adapun indeks sektor energi (IDXENERGY) selama sepekan terakhir terpantau melemah 0,05 persen. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp485 triliun, mencatatkan kejatuhan harga saham hingga 6,57 persen ke level 14.575. CUAN sebagai emiten dengan market cap terbesar ketiga di IDXENERGY senilai Rp91 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir melemah 2,99 persen ke level 810.
Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) relatif stabil dengan penurunan tipis 0,01 persen. BREN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp449 triliun, mengalami penurunan harga saham sebesar 2,89 persen ke level 3.360. TLKM sebagai emiten pemilik market cap terbesar ketiga di IDXINFRA senilai Rp254 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir merosot 1,53 persen ke level 2.570.
Sementara itu, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi sektor dengan penguatan tertinggi di sepanjang sepekan, yakni melonjak 2,34 persen. EMAS sebagai emiten di sektor ini yang memiliki market cap Rp137 triliun mencatatkan lonjakan harga saham sebesar 17,72 persen ke level 9.300. Diikuti BRMS sebagai emiten di IDXBASIC yang memiliki market cap Rp106 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir melejit 7,91 persen ke level 750.
Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) selama sepekan tercatat menguat 1,02 persen. MDIY sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp24,1 triliun, harga sahamnya menguat 2,13 persen ke level 960. MGLV sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di IDXCYCLIC senilai Rp23 triliun, membukukan lonjakan harga saham sebesar 8,28 persen dalam sepekan terakhir ke level 12.100.
Berikutnya, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) mencatatkan kenaikan 0,24 persen dalam sepekan terakhir. BBCA sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp790 triliun, mengalami kenaikan harga saham sebesar 0,39 persen ke level 6.475. BMRI sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXFINANCE senilai Rp392 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir meningkat 0,71 persen ke level 4.250.
Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) dalam sepekan terakhir membukukan kenaikan sebesar 0,15 persen. ASII sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini senilai Rp194 triliun, harga sahamnya meningkat 0,42 persen ke level 4.800. UNTR sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXINDUST senilai Rp89,5 triliun, selama sepekan terakhir membukukan kenaikan harga saham sebesar 0,42 persen ke level 24.000. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary