Indeks Properti Pimpin Penguatan Sektoral, IDXTECHNO Anjlok 2,14% Saat IHSG Naik Tipis

RollingStock.ID – Indeks sektor properti (IDXPROPERT) memimpin penguatan indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan Sesi I perdagangan Senin (5/10/2026), dengan kenaikan 1 persen. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,03 persen ke level 6.038.
Berdasarkan data BEI, IDXPROPERT mampu menguat 1 persen, meskipun MPRO sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp119 triliun, harga sahamnya stagnan di level 12.000. Namun demikian, PANI dengan market cap terbesar kedua senilai Rp80,9 triliun, mangalami kenaikan harga saham sebesar 3,49 persen ke level 4.450
Sementara itu, CBDK sebagai konstituen IDXPROPERT dengan kapitalisasi pasar Rp19,1 triliun, harga sahamnya melejit 2,42 persen ke level 3.380. Saham-saham di indeks sektor properti yang mengalami kenaikan harga paling tinggi terjadi pada KIJA (+6%) dan TARA (+5,9%).
Berikutnya, indeks sektor siklikal (IDXCYCLIC) menguat 0,87 persen. VKTR sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp35,4 triliun, harga sahamnya terpantau melemah 2,99 persen ke level 810. Tetapi, MAPI sebagai emiten dengan market cap Rp24,9 triliun, harga sahamnya menguat 1,01 persen ke level 1.500.
Selain MAPI, BUVA sebagai konstituen IDXCYCLIC dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp15,7 triliun, harga sahamnya tercatat melonjak 8,47 persen ke level 640. Dua saham di sektor ini yang mengalami peningkatan harga paling tajam adalah AKKU yang mampu menggapai ARA (+35%) dan BLTZ yang juga mengalami ARA (+25%).
Selanjutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terpantau meningkat 0,79 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada saham MITI (+20%) dan SAPX (+8,5%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 0,32 persen, dengan peningkatan terbesar terjadi pada saham AGAR (+19,4%) dan STRK (+17,3%).
Indeks sektor energi (IDXENERGY) tercatat meningkat 0,25 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada saham MBSS (+20,1%) dan AIMS (+16,2%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) juga meningkat 0,25 persen, dengan penguatan paling besar terjadi pada PPRI (+31,2%) dan IFSH yang mengalami ARA (+24,9%).
Kemudian, indeks sektor industri (IDXINDUST) mencatatkan kenaikan 0,24 persen, dengan peningkatan harga tertinggi terjadi pada saham MUTU (+13,4%) dan BLUE (+9,9%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat 0,11 persen, dengan kenaikan harga tertinggi terjadi pada saham MPOW (+7,1%) dan BDKR (+7,1%).
Adapun indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) terpantau melemah tipis 0,07 persen, dengan penurunan harga paling dalam terjadi pada saham NOBU (-2%) dan ASRM (-1,5%). Lalu, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) tercatat menurun 0,2 persen, dengan koreksi terdalam terjadi pada saham SRAJ (-4,6%) dan RSGK (-3,8%).
Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi indeks dengan penurunan paling dalam, yakni anjlok 2,14 persen. DCII sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp463 triliun, harga sahamnya melorot 3,19 persen ke level 194.500. MLPT dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua yang senilai Rp44 triliun, mengalami penurunan harga saham sebesar 0,53 persen ke level 940
Sementara itu, GOTO sebagai anggota indeks teknologi dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp33 triliun, harga sahamnya merosot 3,33 persen ke level 29. Dua saham di sektor ini yang mengalami koreksi paling dalam terjadi pada CYBR (-3,4%) dan selanjutnya juga tercatat nama GOTO. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
1 thought on “Indeks Properti Pimpin Penguatan Sektoral, IDXTECHNO Anjlok 2,14% Saat IHSG Naik Tipis”