UNSP Terbanyak Dilego Asing, Net Foreign Sell di Pasar Nego Capai Rp871 Miliar

bei2
Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) Rp871 miliar di pasar negosiasi pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/9) di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,51 persen ke level 6.147, dengan UNSP menjadi saham yang paling banyak dijual asing.

Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, nilai pembelian investor asing di pasar negosiasi sebesar Rp1,22 triliun, sedangkan penjualan yang dilakukan asing mencapai Rp2,09 triliun. Dengan demikian, sepanjang perdagangan kemarin terjadi net foreign sell di pasar negosiasi senilai Rp871 miliar.

PEGE menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar nego, yakni mencapai Rp20 miliar. Selanjutnya, INCO mencatat nilai pembelian bersih investor asing sebesar Rp10,3 miliar dan RLCO senilai Rp806 juta. Sebaliknya, UNSP menjadi saham dengan net foreign sell terbesar Rp901,7 miliar, diikuti APIC sebesar Rp320 juta dan MSIN senilai Rp130 juta.

Untuk perdagangan di pasar reguler, investor asing mencatat nilai pembelian sebesar Rp2,93 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp3,19 triliun. Alhasil, pada perdagangan kemarin investor asing membukukan net foreign sell di pasar reguler senilai Rp259,8 miliar.

BBRI menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar reguler, yakni mencapai Rp49,6 miliar, disusul AMMN sebesar Rp19,4 miliar dan EMAS senilai Rp19,3 miliar. Sementara itu, net foreign sell terbesar di pasar reguler dialami BMRI yang mencapai Rp241,5 miliar, kemudian diikuti TLKM sebesar Rp121,6 miliar dan TINS senilai Rp41,1 miliar.

Pada perdagangan di seluruh pasar (all market), asing membukukan pembelian Rp4,15 triliun dan penjualan mencapai Rp5,28 triliun, sehingga terjadi net foreign sell Rp1,13 triliun. Tiga saham dengan net foreign buy terbesar di seluruh pasar adalah BBRI mencapai Rp49,6 miliar, AMMN Rp19,4 miliar dan EMAS Rp19,3 miliar. Sedangkan net foreign sell terbesar terjadi pada UNSP mencapai Rp901,3 miliar, BMRI Rp241,5 miliar dan TLKM senilai Rp121,6 miliar. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor; Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *