IDXTRANS Melambung 3,17%, IHSG Melejit 1,21% Ditopang Lonjakan BYAN dan GOTO

RollingStock.ID – Indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau menguat pada penutupan perdagangan Selasa (6/10), sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup melejit 1,21 persen ke level 6.192. Dari 11 indeks sektoral, seluruhnya mencatatkan penguatan dengan kenaikan terbesar pada indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS).
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, pada perdagangan hari ini IDXTRANS melonjak 3,17 persen. GIAA sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini senilai Rp20,7 triliun, harga sahamnya melonjak 8,51 persen ke level 51 atau mengalami auto-rejection atas (ARA).
Sementara itu, TMAS sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXTRANS senilai Rp7,47 triliun, harga sahamnya menguat 2,34 persen ke level 131. Adapun saham-saham di sektor ini yang mencatatkan kenaikan paling tajam adalah TAXI (+14,3%) dan MIRA (+13%).
Selanjutnya, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) terpantau melambung 3,1 persen. DCII sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp475 triliun, mengalami penguatan harga saham sebesar 2,54 persen ke level 199.550. Lalu, MLPT sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua senilai Rp44,5 triliun, harga sahamnya meningkat 1,06 persen ke level 950.
GOTO sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXTECHNO senilai Rp35,3 triliun, harga sahamnya melejit 6,9 persen ke level 31. Dua saham di sektor teknologi yang mengalami peningkatan harga paling signifikan, yakni KREN (+12,5%) dan diikuti saham GOTO.
Indeks sektor energi (IDXENERGY) terpantau melonjak n2,67 persen. BYAN sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini senilai Rp448 triliun, harga sahamnya melambung 9,8 persen ke 13.450. Kemudian, DSSA sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua senilai Rp224 triliun, harga sahamnya naik 1,75 persen ke 1.165. Saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi di sektor energi adalah IATA (+22,3%) dan BYAN (+9,8%).
Berikutnya, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melejit 1,61 persen, dengan peningkatan harga paling besar terjadi pada saham IFSH yang mengalami ARA (+24,5%) dan ALKA juga mencatatkan ARA (+19,7%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) melompat 1,49 persen, dengan penguatan harga paling tajam terjadi pada saham BDKR (+14,1%) dan HADE (+8%).
Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) meningkat 1,41 persen, dengan kenaikan harga saham tertinggi terjadi pada saham IKAI (+15,8%) dan BHIT yang mengalami ARA (+9,5%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) menguat 1,21 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham CSMI yang mencatatkan ARA (+25%) dan KDTN (+23,6%).
Kemudian, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) mengalami kenaikan 0,77 persen, dengan peningkatan harga paling tajam terjadi pada saham TRUE yang mencatatkan ARA (+34,5%) dan CSIS (+22,6%). Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) meningkat 0,52 persen, dengan kenaikan harga saham tertinggi terjadi pada PYFA (+15,8%) dan OBAT (+9,9%).
Pada perdagangan hari ini, indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) terpantau naik 0,41 persen, dengan penguatan harga saham paling signifikan terjadi pada BTEK (+27,3%) dan OILS (+14,8%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) mencatatkan penguatan tipis 0,09 persen, dengan kenaikan harga tertinggi terjadi pada saham POLA yang mengalami ARA (+34,1%) dan ASMI juga mencatatkan ARA (+32%). (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
2 thoughts on “IDXTRANS Melambung 3,17%, IHSG Melejit 1,21% Ditopang Lonjakan BYAN dan GOTO”