BYAN Ubah CSPA dengan Jhonlin, Jumlah Pengalihan Saham Ditambah Jadi 10,08 Miliar Lembar

RollingStock.ID – PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melaporkan perubahan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) dengan PT Jhonlin Baratama. Perubahan ini menaikkan jumlah saham perseroan yang akan dialihkan kepada Jhonlin Baratama selaku pembeli menjadi 10,08 miliar saham dari sebelumnya 10 miliar saham.
Mengutip isi surat BYAN kepada Otoritas Jasa Keuangan tertanggal 6 Oktober 2026, perubahan atas perjanjian itu ditandatangani pada 1 Oktober 2026 oleh Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama pihak pembeli. Perubahan ini merupakan tindak lanjut dari CSPA sebelumnya (16 September 2026) dengan Jhonlin Baratama sebagai pembeli.
Manajemen BYAN menyampaikan, perubahan perjanjian tersebut mencakup pembaruan jumlah saham biasa BYAN yang akan dialihkan kepada pembeli. Jumlah saham yang semula ditetapkan sebanyak 10.000.000.500 lembar ditambahkan menjadi 10.084.088.370 saham.
Dengan demikian, menurut manajemen Bayan Resources, jumlah saham yang akan dialihkan bertambah sebanyak 84.087.870 lembar atau setara 0,84 persen dibandingkan jumlah sebelumnya. Manajemen menegaskan, pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tersebut tetap tunduk pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.
Setelah transaksi selesai dan seluruh kondisi pendahuluan terpenuhi, pembeli akan memiliki 10.084.088.370 saham BYAN. Manajemen perseroan juga menegaskan, kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha BYAN.
Sekadar informasi, Johnlin Baratama merupakan perusahaan yang tergabung di jaringan bisnis Johnlin Group milik pengusaha Samsuddin Andi Arsyad alias Haji Isam, sekaligus terafiliasi dengan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Sementara itu, BYAN merupakan emiten batubara milik pengusaha Low Tuck Kwong yang juga sebagai pemilik manfaat akhir (UBO).
Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (6/10), saham BYAN terpantau bertengger di level 13.450 atau melonjak 9,8 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya. Adapun saham JARR pada hari ini berakhir di zona merah, dengan penurunan 0,85 persen ke posisi 3.500. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
1 thought on “BYAN Ubah CSPA dengan Jhonlin, Jumlah Pengalihan Saham Ditambah Jadi 10,08 Miliar Lembar”