RATU Salurkan Dana Obligasi Rp204,62 Miliar ke Anak Usaha untuk Lunasi Utang di BMRI

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Dana hasil penawaran umum obligasi PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang diterbitkan tahun ini disalurkan kepada anak usahanya, PT Raharja Energi Tanjung Jabung (RETJ) dalam bentuk pinjaman senilai Rp204,62 miliar untuk mendukung pelunasan kewajiban utang RETJ terkait fasilitas Kredit Term Loan dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Berdasarkan laporan RATU yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/10), penyaluran dana tersebut dituangkan dalam Perjanjian Pinjaman antara RATU dan RETJ. Dana ini berkaitan dengan realisasi dana Penawaran Umum Obligasi I Tahun 2026 yang digunakan untuk mendukung RETJ dalam melunasi utang kepada BMRI.

Sejalan dengan pendanaan tersebut, RATU dan RETJ melakukan perubahan dan pernyataan kembali atas Perjanjian Pinjaman melalui Addendum III tertanggal 1 September 2026. Adapun salah satu perubahan yang disepakati adalah penyesuaian tingkat bunga pinjaman.

Manajemen RATU menyampaikan, tingkat bunga berdasarkan Perjanjian Utama sebelumnya sebesar 7,5 persen per tahun. Tingkat bunga ini ditetapkan sebelum selesainya proses bookbuilding Penawaran Umum Obligasi I RATU, sehingga belum mencerminkan tingkat bunga dan biaya dana (CoF) RATU yang sebenarnya.

Setelah kupon Obligasi I terbentuk secara final, menurut manajemen RATU, biaya dana atas dana yang diteruskan kepada RETJ berada di atas tingkat bunga 7,5 persen. Kondisi ini menyebabkan perseroan menanggung selisih negatif. Oleh karena itu, RATU dan RETJ sepakat untuk menyesuaikan tingkat bunga pinjaman berdasarkan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha.

Mengutip perjanjian yang dinyatakan kembali, tingkat bunga pinjaman ditetapkan sebesar 9 persen per tahun. Bunga pinjaman untuk periode sejak Tanggal Efektif hingga 2 Juni 2026 sudah diperhitungkan berdasarkan tingkat bunga 9 persen per tahun dan telah dibayarkan RETJ kepada RATU pada 2 Juni 2026.

Lebih lanjut manajemen RATU menyebutkan, pinjaman tersebut memiliki tenor lima tahun sejak Tanggal Efektif dan dapat diakhiri lebih awal berdasarkan kesepakatan. Meski pinjaman dinyatakan dalam rupiah, pembayaran pokok dan bunga dilakukan RETJ melalui transfer dalam denominasi dolar AS ke rekening RATU.

Manajemen menambahkan, RETJ juga bisa melakukan pembayaran di muka —baik sebagian maupun seluruh pinjaman— tanpa dikenakan premi atau penalti. Sementara itu, RATU mengaku bahwa pihaknya sudah mencairkan pinjaman kepada RETJ melalui telegraphic transfer ke rekening RETJ di Bank Mandiri. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *