Asing Lego BYAN di Pasar Nego Sebesar Rp1,12 Triliun, Setara Rp11.200/Saham

bei5
Ilustrasi – (Foto: RollingStock)

RollingStock.ID – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) Rp1,03 triliun di pasar negosiasi pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/10) di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,29 persen ke level 5.943, dengan BYAN menjadi saham terbanyak dijual asing.

Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, nilai pembelian investor asing di pasar negosiasi hanya sebesar Rp770,8 miliar, sedangkan penjualan yang dilakukan asing mencapai Rp1,8 triliun. Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini terjadi net foreign sell di pasar nego senilai Rp1,029 triliun.

Tercatat BNBR menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar nego, yakni mencapai Rp86,7 miliar, disusul DSSA sebesar Rp17,8 miliar dan MAPI senilai Rp16,4 miliar. Sebaliknya, BYAN menjadi saham dengan net foreign sell terbesar mencapai Rp1,12 triliun (100.001.000 lembar saham), diikuti ISAT sebesar Rp27,1 miliar dan BFIN senilai Rp6,6 miliar.

Untuk perdagangan di pasar reguler, investor asing mencatat nilai pembelian sebesar Rp3,13 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp3,23 triliun. Maka, pada perdagangan hari ini investor asing membukukan net sell di pasar reguler senilai Rp104 miliar.

BBCA menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar reguler, yakni mencapai Rp216,6 miliar. Selanjutnya, BRPT mencatat pembelian bersih investor asing sebesar Rp27,9 miliar dan TINS senilai Rp16,9 miliar. Sementara itu, BBRI menjadi saham dengan net foreign sell terbesar mencapai Rp56,8 miliar, diikuti BMRI sebesar Rp35,9 miliar dan ADMR senilai Rp32,4 miliar.

Pada perdagangan di seluruh pasar, asing membukukan pembelian Rp3,9 triliun dan penjualan mencapai Rp5,03 triliun, sehingga terjadi net foreign sell Rp1,13 triliun. Tiga saham dengan net foreign buy terbesar di seluruh pasar adalah BBCA mencapai Rp216,6 miliar, BNBR Rp84,9 miliar dan BRPT senilai Rp27,9 miliar. Sedangkan net foreign sell terbesar terjadi pada BYAN mencapai Rp1,12 triliun, BBRI Rp56,8 miliar dan BMRI senilai Rp35,9 miliar.

Saat penutupan perdagangan saham di pasar reguler hari ini, BYAN terpantau bertengger di level 11.300 atau menguat 0,44 persen, dengan nilai transaksi sebesar Rp5,49 miliar dan volume transaksi sebanyak 484,2 ribu saham. Selama sepekan terakhir, harga BYAN tercatat melorot 15,99 persen, sedangkan secara year-to-date anjlok 28,03 persen. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

1 thought on “Asing Lego BYAN di Pasar Nego Sebesar Rp1,12 Triliun, Setara Rp11.200/Saham”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *