Anak Usaha AlamTri Geo (ADMR) Rilis Obligasi Rp2 Triliun, Tawarkan Bunga Hingga 8,75%

RollingStock.ID – PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) atau AlamTri Geo melaporkan bahwa anak usahanya, PT Maruwai Coal memutuskan untuk mencatatkan Obligasi I Tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai emisi mencapai Rp2 triliun.
Mengutip isi surat ADMR kepada BEI tertanggal 12 Oktober 2026, penerbitan surat utang tersebut dibagi menjadi dua seri, yakni Seri A dengan nilai pokok Rp1,22 triliun yang menawarkan tingkat bunga sebesar 8 persen per tahun dengan jangka waktu selama 370 hari.
Sementara itu, Seri B memiliki nilai emisi Rp780,24 miliar yang menawarkan bunga mencapai 8,75 persen per tahun dengan jangka waktu selama tiga tahun sejak tanggal emisi. Penerbitan obligasi ini memberikan tambahan pendanaan bagi Maruwai Coal untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan kegiatan operasional.
Manajemen ADMR menyampaikan, bagi perseroan selaku induk usaha, penerbitan obligasi Maruwai Coal akan meningkatkan kewajiban keuangan pada secara konsolidasian. AlamTri Geo menegaskan, penerbitan surat utang ini tidak berdampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan.
Lebih lanjut manajemen ADMR menyatakan, penerbitan obligasi Maruwai Coal bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Apabila mengacu pada laporan keuangan ADMR per 30 Juni 2026, total ekuitas tercatat sebesar USD1,72 miliar. Dengan demikian, nilai emisi dari obligasi yang dicatatkan di BEI pada 12 Oktober 2026 tersebut tidak lebih dari 20 persen ekuitas AlamTri Geo.
Selain itu, ADMR menegaskan bahwa penerbitan obligasi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan yang memerlukan pengungkapan berdasarkan POJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary