Seluruh Sektor Kompak Melemah, IDXENERGY Turun Terdalam di Saat IHSG Anjlok 1,33%

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak melemah pada penutupan perdagangan Kamis (10/9, seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,33 persen ke level 6.589. Pelemahan terdalam terjadi pada indeks sektor energi (IDXENERGY) yang merosot 2,06 persen.

Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, pelamahan IDXENERGY terutama dipengaruhi oleh BYAN sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini senilai Rp436 triliun. Harga saham BYAN terpantau melorot 4,9 persen ke level 13.100.

Selain BYAN, saham DSSA yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXENERGY senilai Rp213 triliun, harga sahamnya juga terkoreksi tajam dengan penurunan 5,13 persen ke level 1.110. Saham di sektor energi yang mengalami pelemahan terbesar terjadi pada IATA (-7,9%) dan INDY (-7,7%).

Selanjutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terperosok 1,8 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham AKSI (-7%) dan ASSA (-3,1%). Kemudian, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) melemah terperosok 1,32 persen, dengan koreksi terdalam pada saham SOHO (-8,6%) dan JECX (-4,3%).

Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menurun 1,31 persen, dengan pelemahan paling besar terjadi pada saham MANG yang mengalami ARB (-9,1%) dan KOKA (-8,4%). Lalu diikuti indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melemah 1,19 persen, dengan penurunan terdalam pada YPAS (-9,1%) dan NIKL (-7,1%).

Berikutnya, indeks sektor industri (IDXINDUST) terkoreksi 1,19 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada saham PIPA (-9%) dan WIDI (-6,9%). Kemudian, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menurun 1,08 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham WINR yang mencatatkan ARB (-9,7%) dan BKDP (-8,9%).

Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) tercatat melemah 1,01 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada saham SSMS (-5,9%) dan ANDI (-4,3%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) merosot 0,89 persen, dengan pelemahan terbesar pada saham POLA (-12,3%) dan STAR (-9%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) turun 0,74 persen, dengan penurunan terdalam pada ESTI (-12,6%) dan PLAN mengalami ARB (-10%).

Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) mencatatkan pelemahan paling ringan, yakni hanya 0,56 persen. Penuruan sektor ini terutama dipengaruhi DCII sebagai emiten dengan market cap terbesar senilai Rp479 triliun, yang harga sahamnya merosot 0,25 persen ke level 201.100. Lalu MLPT sebagai konstituen IDXTECHNO dengan market cap Rp56,4 triliun, harga sahamnya menurun 2,43 persen ke level 1.205. Koreksi paling dalam di sektor ini terjadi pada saham WGSH yang mencatatkan ARB (-9,6%) dan IOTF (-5,9%). (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *