IDXINDUST Melejit 1,26%, UNTR dan IMPC Jadi Penopang Utama Ketika IHSG Menguat di Sesi I

RollingStock.ID – Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menjadi indeks sektoral dengan kenaikan tertinggi pada Sesi I perdagangan BEI Selasa (8/9), yakni mencapai 1,26 persen, ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,84 persen ke level 6.674.
Berdasarkan data perdagangan di BEI, penguatan IDXINDUST antara lain ditopang oleh saham UNTR dan IMPC. Adapun UNTR sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di sektor ini senilai Rp95,6 triliun, harga sahamnya menguat 1,38 persen ke level 25.650. Namun, ASII sebagai emiten dengan market cap terbesar di IDXINDUST senilai Rp198 triliun, harga sahamnya tercatat stagnan di level 4.910.
Sementara itu, IMPC yang merupakan emiten dengan market cap terbesar ketiga di IDXINDUST senilai Rp90 triliun, harga sahamnya meningkat 5,13 persen ke level 1.640. Saham yang mengalami penguatan paling besar di sektor ini adalah KING (+8%) dan WIDI yang mencatatkan ARA (+8%).
Berikutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) terpantau menguat 1,23 persen, yang penguatannya terutama didukung kenaikan harga saham DSSA sebesar 1,73 persen ke level 1.175 dan diikuti CUAN dengan peningkatan 1,07 persen ke level 945. Dua saham di sektor ini yang mencatatkan kenaikan paling tinggi, yakni SEMA (+11,9%) dan SMMT (+11,6%).
Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melesat 1,07 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham PPRI (+19,5%) dan ESIP (+10,9%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) terpantau naik 1,04 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada CENT (+26,7%) dan HADE mengalami ARA (+10%).
Kemudian, indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 0,97 persen, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada saham MSJA (+15,2%) dan ANDI mencatatkan ARA (+10%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) meningkat 0,81 persen, dengan kenaikan paling tajam terjadi pada SHID yang mengalami ARA (+25%) dan MGLV juga mencatatkan ARA (+10%).
Selanjutanya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) tercatat naik 0,73 persen, dengan peningkatan terbesar terjadi pada saham JAYA (+8,7%) dan LOPI (+6,7%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,65 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada POLA yang mencatatkan ARA (+34,6%) dan BSIM (+7,1%).
Sementara itu, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) mengalami kenaikan 0,49 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham BKDP (+15%) dan UANG (+14%). Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) meningkat 0,36 persen, dengan kenaikan paling tajam terjadi pada SOHO (+22,9%) dan MEDS (+13,4%).
Berbeda dengan indeks sektoral lainnya yang menguat, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) justru melemah 0,51 persen. Penurunan ini antara lain dipengaruhi harga saham BELI yang melorot 6,47 persen ke level 318. BELI merupakan konstituen IDXTECHNO dengan market cap yang terbilang besar mencapai Rp43,6 triliun.
Selain BELI, saham MTDL sebagai anggota IDXTECHNO dengan market cap senilai Rp6,38 triliun, harga sahamnya menurun 0,95 persen ke level 520. Adapun dua saham di sektor teknologi yang mencatatkan pelemahan paling tajam juga dialami BELI dan diikuti RUNS (-3,9%). (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary