Mau Bayar Pinjaman Bank, TBIG Rilis Surat Utang Rp2,37 Triliun yang Ditangani 9 Broker

tbig
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berencana menerbitkan surat utang mencapai Rp2,37 triliun dalam instrumen obligasi sebesar Rp1,24 triliun dan sukuk senilai Rp1,13 triliun, yang perolehan dananya akan dimanfaatkan untuk membayar pinjaman perbankan.

Berdasarkan Prospektus Ringkas TBIG yang diterbitkan di Jakarta, Jumat (9/10), emiten di bawah kendali Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd ini akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap V-2026 sebesar Rp1,24 triliun dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap V-2026 senilai Rp1,13 triliun.

Sekadar mengingatkan, TBIG menargetkan penghimpunan dana dari Obligasi Berkelanjutan VII mencapai Rp20 triliun dan Sukuk Berkelanjutan Ijarah I sebesar Rp8 triliun. Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) surat utang tersebut, perseroan telah menerbitkan obligasi sebesar Rp4,36 triliun dan sukuk ijarah senilai Rp1,86 triliun.

Pada penerbitan kali ini, Obligasi Berkelanjutan VII Tahap V-2026 terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A sebesar Rp500 miliar bertenor 370 hari kalender, dengan tingkat bunga 7,15 persen per tahun. Seri B senilai Rp150,65 miliar bertenor tiga tahun, dengan tingkat bunga 7,65 persen per tahun. Seri C sebesar Rp593,65 bertenor lima tahun, dengan tingkat bunga 7,8 persen per tahun.

Adapun Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap V-2026 juga terbagi menjadi tiga seri, yaitu Seri A sebesar Rp1 triliun bertenor 370 hari kalender, dengan cicilan imbalan ijarah senilai Rp71,5 miliar per tahun. Seri B sebesar Rp83,06 miliar bertenor tiga tahun, dengan cicilan imbalan ijarah senilai Rp6,35 miliar per tahun. Seri C sebesar Rp43,01 miliar bertenor lima tahun, dengan cicilan imbalan ijarah senilai Rp3,35 miliar per tahun.

Manajemen TBIG menyampaikan, Obligasi Berkelanjutan VII dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I telah mendapatkan peringkat AA+ (Double A Plus) dari PT Fitch Ratings Indonesia. Pada aksi korporasi ini, TBIG menunjuk sembilan broker sebagai penjamin pelaksana emisi surat utang, yakni PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT BCA Sekuritas.

Masa penawaran obligasi maupun sukuk ijarah berlangsung pada 9-10 Oktober 2026, penjatahan pada 13 Oktober 2026, pendistribusian surat utang secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 15 Oktober 2026 dan pencatatan surat utang di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan bisa terlaksana pada 16 Oktober 2026.

Rencananya, seluruh dana hasil penawaran obligasi —setelah dikurangi biaya -biaya emisi— akan digunakan TBIG untuk membayar sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank UOB Indonesia (UOB) sebesar Rp1,24 triliun. Sementara itu, dana dari penerbitan sukuk akan dimanfaatkan untuk membayar sebagian pokok pinjaman kepada UOB sebesar Rp712,41 miliar, serta sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Mizuho Indonesia sebesar Rp408,89 miliar. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *